Hukum Pascal Tidak Peduli dengan Gengsi Racing Anda
Mengganti master rem itu ada hitungan fisikanya. Standar Beat Karbu adalah 11mm. Jika Anda nekat pasang yang 14mm demi gaya 'racing', bersiaplah jari Anda kram karena tuas rem yang berubah menjadi sekeras batu.
Honda Beat Karbu adalah legenda. Dia bergetar, dia berisik, tapi dia menolak punah. Namun, satu masalah klasik motor ini adalah pengereman yang seringkali terasa "bagel" atau keras.
Banyak pemilik yang sok tahu langsung mengganti master rem dengan embel-embel "Racing" atau ukuran tabung besar. Hasilnya? Tuas rem jadi sekeras batu dan jari Anda kram di tengah kemacetan.
Agar Anda tidak salah jalan, mari kita bicara angka, bukan perasaan.
Angka Ajaib 11mm
Ukuran standar piston master rem Honda Beat Karbu (dan hampir semua matic Honda kecil lainnya) adalah 11 mm.
Jika Anda ke bengkel resmi dan membeli suku cadang asli (Kode Part: KVY), Anda akan mendapatkan ukuran ini. Kenapa kecil? Karena kaliper di bawah sana cuma punya 1 piston. Hukum Pascal berlaku: Piston atas kecil ditambah Piston bawah kecil sama dengan Empuk dan Pakem.
Jebakan Master Rem Racing
Di toko variasi, Anda akan ditawari master rem aftermarket (RCB, KTC, Nissin KW) dengan ukuran lebih besar. Hati-hati.
- Ukuran 12.7mm (1/2 inci): Ini batas toleransi. Jika Anda pakai ini, rem akan terasa lebih "padat" atau langsung gigit, tapi tuas sedikit lebih keras. Masih nyaman untuk harian.
- Ukuran 14mm: JANGAN DIBELI. Ukuran ini untuk motor sport atau motor yang kaliper bawahnya 2 piston (seperti Vario 150 atau Ninja). Jika dipasang di Beat Karbu standar, tuas rem Anda akan keras bukan main. Pengereman jadi tidak sensitif alias seperti menekan kayu.
Kesimpulan
Jika motor Anda masih standar ting-ting, belilah master rem ukuran 11mm atau maksimal 12.7mm.
Jangan memaksa pakai ukuran 14mm hanya karena bentuk tabungnya keren. Kecuali Anda ingin melatih otot jari telunjuk Anda menjadi binaragawan.