Dia Lahir Saat PlayStation 2 Masih Barang Mewah, dan Sekarang Dia Lebih Kaya dari Kita
Dia lahir ketika kita masih sibuk meniup kaset Nintendo. Sekarang, di usia 24 tahun, dia sudah punya Piala Oscar dan kekayaan yang bisa melunasi KPR satu kompleks. Siapakah Gen Z yang membuat kita merasa jompo ini?
Mari kita bicara tentang seorang bayi perempuan yang lahir di Los Angeles pada tanggal 18 Desember 2001.
Mari kita letakkan angka itu dalam perspektif yang menyakitkan.
Saat dia menghirup udara pertama, dunia baru saja pulih dari trauma 9/11. Konsol PlayStation 2 baru berumur satu tahun dan masih dianggap puncak teknologi grafis. Kita mungkin sedang sibuk meniup cartridge Nintendo, main di warnet pakai kabel telepon, atau baru belajar mengeja nama sendiri di bangku TK.
Sementara itu, dia baru lahir. Dan dalam waktu singkat, dia mengubah cara orang bernyanyi dari "berteriak lantang" menjadi "berbisik di sebelah mik dengan depresi yang estetik".
Kronologi Kesedihan
Di tahun 2025 ini, dia akan menginjak usia 24 tahun.
Ya, dia masih di awal usia 20-an. Tapi dia sudah mengantongi piala Oscar, segunung Grammy, dan kekayaan yang cukup untuk membeli sebuah negara kecil atau melunasi seluruh cicilan KPR satu kompleks perumahan di Bekasi.
Bagi Anda yang percaya astrologi, dia adalah seorang Sagittarius. Bagi Anda yang tidak percaya astrologi, dia adalah pengingat berjalan bahwa usia hanyalah angka. Tapi kesuksesan di usia muda adalah hal lain yang membuat kita merasa insecure sambil memegangi pinggang yang mulai encok.
Siapa Dia?
Nama di KTP-nya panjang, unik, dan terdengar seperti nama karakter bajak laut di novel fantasi.
Selamat merenungi nasib Anda, saat membandingkan diri dengan:
Billie Eilish Pirate Baird O'Connell.